Niatan Samsung Mobile Indonesia untuk mendukung aplikasi lokal agar lebih berkembang kini telah terwujud dengan hadirnya aplikasi My Dragonfly. Meski telah sempat diperkenalkan pada akhir Januari lalu, Samsung mengajak kami berbincang untuk mengetahui lebih dalam apa yang melatar belakangi upaya Samsung Mobile Indonesia dibalik My Dragonfly.

"My Dragonfly memang dibuat Samsung agar para konsumen dapat memperoleh manfaat lebih dari sekedar melakukan panggilan dan SMS," kata Alven Desnecmen, Head of Mobile Phone Marketing, Samsung Electronics Indonesia. Hebatnya aplikasi ini merupakan buatan anak negeri sendiri dengan memperkenalkan koleksi Fauna khas Indonesia berupa Capung.
Aplikasi ini menggunakan konsep sosial game, sehingga mampu memberikan pengalaman menyenangkan dari sebuah permainan menangkap dan mengkoleksi 60 Capung dengan interaksi sesama player ketika mereka memenuhi koleksinya hingga 100 persen, dan kemudian membaginya bersama teman.
Untuk mengembangkan aplikasi ini agar lebih bisa diterima oleh masyarakat, Selain melakukan promosi, Samsung juga mengadakan kerjasama dengan beberapa merchant seperti Sour Sally, Burger King, Blitzmegaplex, Kinokuniya, Delifrance, XL dan Pongs Home Center.
Saat ini Samsung telah bekerja sama dengan beberapa developer lokal dengan pembagian keuntungan 70 persen untuk developer, sedangkan Samsung memperoleh 30 persen. Samsung juga brencana untuk menggunakan poin 1 per Rp1,000 dalam setiap aplikasi lokal sebagai alat pertukaran yang akan membantu para developer mengembangkan aplikasi mereka lebih baik lagi.
Aplikasi My Dragonfly hanya tersedia di Samsung App dan baru bisa digunakan pada ponsel Galaxy bersistem operasi Android 2.3 ke atas.
Get Latest Updates in your email inbox!