Review Smartfren Andromax E2+: Sensasi Smartphone Murah dengan Dukungan voLTE

Review Smartfren Andromax E2+: Sensasi Smartphone Murah dengan Dukungan voLTE

Bidikan diranah segmen entry level memang selalu bergairah. Tak ayal, berulang kali smartren melengkapi jajaran koleksinya pada smartphone berharga Rp 1 jutaan. Setelah Andromax Ec, Andromax Es dan juga Andromax E2 yang baru saja diperkenalkan Februari lalu, kini smartfren juga menyiapkan lagi penerusnya yang sempat diluncurkan pada Juni lalu.

Adalah E2+ yang tetap setia diproduksi oleh pabrikan asal China,Hisense. Nah, Kali ini JerukNipis berkesempatan menjajal Andromax E2+. Meski handset ini masih tergolong entry-level dengan harga yang sangat terjangkau, namun kamu jangan meng-underestimate dulu. Simak ulasannya berikut ini  :

Desain

Mirip seperti seri sebelumnya, hanya saja pada Andromax E2+ memiliki bobot yang lebih berat dan juga lekukan dibuat tegas pada setiap sisinya. Desainya juga terlihat tidak murahan lantaran terdapat frame beraksen logam disekujur sisinya.

Dengan layar 4,5 inci membuatnya cukup pas dalam genggaman. Tidak seperti smartphone murah kebanyakan, pada Andromax E2+ tombol sentuh navigasi yang biasanya ada dibawah layar, ikut disematkan lampu berbarengan dengan ketika layar dihidupkan. Sayangnya notification LED malah absen pada smartphone ini.

Beralih kesisi belakang, Andromax E2+ disepuh dengan bahan ‘anti licin’ yang membuatnya nyaman digenggam saat kondisi tangan berkeringat sekalipun. Lubang kamera yang cukup besar diletakan pada bagian tengah ditemani lampu flash LED, dan logo 4G LTE di bawahnya, menandakan perangkat ini telah didukung oleh konektivitas jaringan tersebut.

Melongok kebagian atas, kamu bisa menemukan lubang jack audio 3,5mm. Sedangkan dibagian dasar, hanya terdapat port microUSB melenggang secara mandiri tanpa ditemani fungsi lain. Pada bagin sisi kiri, kesan sepi jelas terasa. Sangat berbeda dengan sisi kanan yang dilengkapi tombol volume serta tombol home yang berbars rapat.

Display

Layar 4,5 inci Andromax E2+ dipasangkan resolusi 854×480 piksel berikut dukungan OCA LCD berbasis Full Wide Video Graphics Array (FWVGA). Selain itu, layarnya dapat merespon hingga 5 jari sekaligus. Dikelas entry level, paduan teknologi layarnya sudah cukup baik.

Andromax E2+ juga sudah tepasang anti gores plastik pabrikan. Sehingga untuk sementara tidak perlu lagi repot-repot mencari anti gores serupa, namun tetap saja seiring waktu pemakian pastinya anti gores ini menghalangi pandangan.

Sistem Operasi & Multimedia

Andromax E2+  mengadopsi OS Android versi Lollipop 5.1.1 dengan sedikit modifikasi yang membuatnya cukup berbeda. Antarmukannya dibuat lebih berwarna, membuatnya begitu tampak segar. Penambahan fitur lain juga diberikan seperti adanya fitur Motions and Gestures yang memungkinkan kamu melakukan double tap to wake, alias menyalakan layar dengan mengetuknya sebanyak dua kali.

Kemudian ada fitur jalan pintas dengan hanya cukup menyapukan jari membentuk huruf tertentu, kamu bisa menuju aplikasi tersebut. Seperti membentuk huruf C, maka kamu bakal dibawa menuju fitur kamera.

Menariknya, pada smartphone murah ini kamu juga bisa menemukan fitur pengaturan suara yang memberikan dua buah pilihan audio enhancement, yakni Dolby dan Snapdragon Audio+. Secara keseluruhan, ‘teriakan’ Andromax E2+ cukup baik namun deguban bass masih enggan menonjolkan suaranya.

Selain adanya pengaturan audio enhancement, kamu juga bisa memutar radio kesayangan kamu di smartphone ini.

Fitur VoLTE

Seperti judul yang terpampang besar, smartphone ini mendukung voLTE yang membuat penggunanya bisa menelpon dengan kualitas suara jernih.

Bahkan, lebih jernih dari layanan suara telepon pada umumnya. Kualitas TrueHD yang juga bisa berpindah ke video call membuat pengguna bebas memilih keduanya.

Saat berinternetan sekalipun, kamu masih bisa menelepon lewat teknologi VoLTE ini. Nah, yang perlu dicatat disini sebelum kamu mulai menelepon via voLTE pastikan dulu muncul logo voLTE di status bar berikut 4G LTE, karena jika keduanya hilang fitur ini tidak bisa digunakan.

Performa & Baterai

Andromax E2+ menyodorkan prosesor Qualcomm Snapdragon 212 1,3 GHz quad-core dan RAM 2GB serta internal memori 16GB. Lebih baik dari pendahulunya yang hanya memiliki RAM 1GB dan 8GB internal.

Masih belum puas dengan internal memori 16GB ? Jika begitu, tersedia juga slot MicroSD yang bisa menampung hingga kapasitas 64GB.

Segmen yang dibidik untuk smartphone entry level ini hanya untuk ‘kebutuhan pokok’ saja. Jadi kalau hanya sekedar bersosial media, menjalankan aplikasi Chatting, aplikasi peta, menelpon, hingga streaming video. Andromax E2+ tidak ada keluhan berarti.

Sayangnya, kapasitas baterai yang disodorkan cukup kecil yakni 1900mAh saja. Saat digunakan dengan wifi menyala secara terus menerus, menonton video, menjalankan aplikasi sosial media dan memutar music. Smartphone ini hanya bertahan 4 jam saja. Nilai, plusnya yakni baterainya dapat dilepas dan biasanya baterai Hisense ini dijual di pasaran, sehingga suata saat terjadi masalah ketahanan baterai, kamu bisa menggantinya dengan mudah.

Kamera

Andromax E2+ mengandalkan kamera yang sama pada bagian depan maupun belakang, yakni 5MP saja. Meski begitu, teknologi penting juga tidak luput disematkan seperti adanya dukungan autofokus, BSI dan LED flash. Bahkan untuk sekedar berselfie, Andromax E2+ juga melengkapinya dengan LED flash dibagian depan berikut dukungan lensa wide angle.

Detil warnanya juga tergolong baik untuk smartphone kelas entry level, berikut hasil bidikan kamera utama Andromax E2+ :

 

Kekurangan Andromax E2+

-Tidak ada LED notification

-ketahan baterai sangat kurang

-bodi dibagian belakang mudah berminyak

- Sim-card yang dapat mengakses layanan 4G hanya milik Smartfren saja

- Tidak mendukung USB On-The-Go (USB OTG)

-Aplikasi bawaan cukup banyak

Kelebihan Andromax E2+

-harga terjangku hanya Rp1.199.000

-baterai dapat dilepas

-Adanya LED Flash untuk selfie

- earphonenya cukup berkualitas

- Mendukung voLTE

(ARB)