Review Oppo F1s : Jagoan Selfie yang Masih Dipertahankan Oppo

Review Oppo F1s : Jagoan Selfie yang Masih Dipertahankan Oppo

Tahun 2016 Oppo meluncurkan Oppo F1, Oppo F1 Plus, dan yang teranyar adalah Oppo F1s yang menjadi ponsel jagoan terlama dari Oppo. Ya, terlama jika dibandingkan kedua ponsel sebelumnya yang meluncur saling berdekatan yakni 2-3 bulanan. Oppo F1s Setidaknya menjadi ponsel andalan Oppo hingga menutup tahun 2016.

Oppo F1s diposisikan berada di antara F1 dan F1 Plus, sehingga begitu memimpin dari keduanya. Sama-sama mengusung jargon Selfie Expert, sebenarnya apa yang istimewa dari ponsel ini ?

Desain



Sekilas bentuk dari Oppo F1s tidak jauh berbeda ketimbang pendahulunya, sama-sama unibodi berbalut material metal. Hanya saja, bodi Oppo F1s lebih berat dan terkesan cukup tebal dari Oppo F1 Plus. Oppo membuatnya menyandang bobot sebesar 160 gram dengan ketebalan 7,38mm. Sementara Oppo F1 Plus memiliki ketipisan hanya 6,6mm saja.

Baterainya bertipe removable, sehingga bodi belakang tak bisa dibongkar begitu saja. Nah, buat mengakses slot nano SIM atau microSD cari saja lubang kecil di atas tombol volume. Cukup dicolok dengan penyuntik, maka sim tray langsung keluar. Tempatkan kartu pada posisinya lalu masukkan lagi.

Layar



Soal kualitas, fungsi layar sentuhnya tergolong intuitif yang mampu merespon hingga 10 sentuhan sekaligus. Bahkan tetap merespon dengan baik meski sarung tangan terpasang dan layar dalam kondisi basah.

Sayang, layar 5,5 inci yang dimilikinya masih belum Full HD yakni hanya 720 x 1280 piksel saja. Meski begitu, layar Oppo F1s masih dalam ketahap nyaman untuk sekedar browsing, sosial media, chatting, menonton video, hingga bermain games.

Selebihnya Oppo F1s tetap diproteksi pelindung anti gores Gorilla Glass 4 yang membuatnya bisa diandalkan ketika terjadi benturan serta dipercantik juga dengan layar lengkung 2.5D. Jelas kesan mewahnya cukup terasa.

Oh ya, layar Oppo F1s juga disematkan fitur Eye Protection yang jika diaktifkan bakal melindungi mata dari blue light (cahaya biru). Efeknya, mata kamu tidak cepat lelah meskipun menatap layar dalam waktu yang begitu lama.

OS & Antarmuka


Meski dipakai menjalankan aktivitas multi tasking, ponsel ini masih tetap bisa bekerja efektif dan gesit. Sepertinya kerja keras Oppo mengembangkan Color OS 3.0 terbayar sudah. Berbasis sistem operasi Android 5.1 Lollipop, Oppo F1s sangat terasa ringan ketika diajak ‘berkomunikasi’.

Loading homescreen terbukti cukup cepat. Oppo juga mengklaim kalau kecepatan instalasi aplikasi meningkat menjadi 41% dari antarmuka versi lama. Secara tampilan, Oppo masih belum berpindah haluan, tetap dalam warna colorfull dengan ikon yang dibuat besar.

 Fiturnya juga tidak ada yang bertambah, masih saja menyematkan fitur double tap to lock, double tap to wake dan gesture control, dan Simple Mode yang membuat tampilan UI menjadi sangat sederhana dengan hanya menyajikan fitur-fitur utama saja.

Kamera Oppo F1s


Area fotografi menjadi titik penting ponsel ini, terutama pada bagian kamera depan. Datang dengan resolusi 16 MP,  hasil jepretan kamera depan Oppo F1s begitu terang tajam dan berwarna dalam berbagai kondisi cahaya. Nah, jika kondisinya minim cahaya tidak perlu khawatir karena Oppo juga menyediakan fitur screen flash yang bisa lebih diandalkan ketimbang flash.

Untuk melengkapi pengalaman selfie yang lebih, Oppo juga memfasilitasi fitur seperti Beautify 4.0 yang bisa mempercantik foto secara natural. Lalu buat mengambil gambar grup selfie dalam kondisi melebar tertanam juga Selfie Panorama. Kita bisa menjepret foto selfie dengan sudut lebar 120 derajat, jadi untuk group sekitar 10 orang masih cukup aman untuk bisa terlihat.

Ada juga 7 jenis filter dengan tone warna yang bervariasi dan 9 jenis watermark seperti pengaturan waktu, tanggal, lokasi, temperatur berdasarkan waktu saat berfoto selfie. Fitur lainnya, kita bisa selfie cukup dengan melakukan gesture tangan atau perintah suara ‘cheese’.


Kamera belakang Oppo F1s juga tidak kalah keren dari kamera depan, resolusinya lebih kecil yakni 13MP saja. Meski begitu, sudah dibubuhi dukungan LED flash dengan aperture 1/3.06 inci, berikut dukungan fasilitas berupa phase-detection autofocus (PDAF) dan dapat menyimpan hasil foto dalam format RAW (.DNG) serta mendukung pengaturan seperti shutter speed dan ISO secara manual dalam Expert Mode.

Saat kami mencobanya bokeh yang dihasilkan tergolong lembut dan sangat menarik. Seperti pada gambar dibawah ini :










Performa



Akselerasi Oppo F1 Plus saat kami cicipi termasuk cekatan dan begitu gesit. Saat dikepung dengan jajaran aplikasi yang cukup banyak serta diaktifkan secara bersamaan, performanya masih tetap terjaga dengan prima. Begitu juga saat diajak aktivitas seperti bermain game atau menonton video dalam waktu yang lama, Oppo F1s masih tahan dan tidak menimbulkan panas berlebih.

Untuk dapur pacunya Oppo mengandalkan chipset Mediatek MT6760 dengan CPU Octa-core Cortex-A53 dengan kecepatan 1.5 GHz. Didukung juga dengan GPU Mali-T860 dan RAM 3GB dan memori internal 32GB. Di atas kertas, spesifikasi demikian sudah cukup untuk menangai berbagai aplikasi dan kebutuhan sehari-hari, meski bukan yang terkencang.





Di bagian daya, Oppo F1s lebih gahar dari duo pendahulunya dengan kapasitas baterai 3075mAh. Namun sayangnya, Oppo F1s belum memiliki fitur fast charging sehingga proses pengisian daya terasa lama. Kami membutuhkan waktu 2 jam 5 menit, untuk mengisi ulang kembali baterainya dari 20% hingga penuh.

Saat Tim JerukNipis menjajalnya dengan keadaan Wifi yang selalu hidup, notifikasi media sosial yang selalu penuh, hingga streaming video. Oppo F1s mampu bertahan sekitar 6 jam saja.

Konektivitas

Oppo F1s  mendukung jaringan 4G LTE. Tercatat,  ponsel ini sudah mengakomodasi layanan yang berjalan pada band FDD LTE yakni 1/3/5/7/8 dan TD-LTE di band 38/40/41. Band menunjukkan frekuensi yang digunakan, contohnya band 3 berarti menggunakan frekuensi 1800 mHz.

Untuk mendukung pengguna yang memiliki banyak kartu SIM, Oppo F1s juga menawarkan dual nano SIM dengan konsep hybrid, yang bisa digunakan untuk kartu operator mana saja. Meski sudah mendukung USB OTG dan sensor sidik jari, tapi seri ini belum mendukung NFC.

Kelemahan Oppo F1s

- Prosesor tidak terlalu istimewa

- Resolusi layar masih HD

- Tidak ada fitur fast charging

- Waktu charging cenderung cukup lama

- Layar kurang terproteksi dari ketika terkena sinar matahari

Kelebihan Oppo F1s

- Fingerprint cepat

- Desain menarik

- Kamera depan sangat bagus lengkap dengan deretan fitur penunjang

- Panas tidak berlebihan ketika digunakan dalam waktu lama

Kesimpulan

Oppo F1s bukan untuk para pengguna yang gemar bermain game apalagi yang senang memainkan aplikasi berat. Oppo mendesain perangkat ini untuk para penggila selfie, sosial media maniak, serta untuk kebutuhan standart smartphone pada umumnya.

Wajar saja, Oppo membatasi hal tersebut karena untuk menekan harga yang dibanderol hanya senilai Rp 3.799.000. Meski begitu, smartphone ini layak masuk dalam daftar belanja untuk kamu yang sangat hobi berselfie.

(ARB)