Review Asus Zenfone 3 : Tampilan Berkelas, Hasil Kamera Sumringah

Review Asus Zenfone 3 : Tampilan Berkelas, Hasil Kamera Sumringah

Asus Zenfone 3 ZE520KL sebuah evolusi dari Asus yang membuat mata cukup terkaget-kaget. Perombakan desain dan teknologi dibombardir dengan cara yang ‘sadis’. Begitu berbeda saat kali pertama Asus masuk segmen ponsel pintar pada tahun 2014 lalu, dimulai dari ZenFone 4, ZenFone 5, ZenFone 6, dan Zenfone 2.

Jargon "Built for Photography" juga digagas Asus pada Zenfone 3 ini. Tujuannya, tentu untuk bersaing dijajaran ponsel kamera sejenis yang kian memanas. Hampir 3 bulan lebih, Zenfone 3 ZE520KL dalam genggaman kami, hal ini kami lakukan untuk bisa menyajikan fakta yang seakurat mungkin. Seperti apa sesungguhnya ponsel ini? Mari Jerukers simak review selengkapnya.

Desain


Zenfone yang dulu memiliki bentuk yang itu-itu saja kini berganti wajah amat drastis. Tipis, kokoh, dan stylish meadi satu. ZenFone 3 memiliki bodi molek dengan bagian depan dan belakang berlapis 2,5D Corning Glass yang membuatnya tampak sangat premium. Lantaran berbalut kaca disejukur tubuhnya, Zenfone 3 terasa sangat licin dalam genggaman. Imbasnya, selama hampir 3 bulan kami menggunakan ZenFone 3 sudah berulang kali terjatuh.

Menariknya, meski terjatuh dari ketinggian 1,6 meter secara berulang-ulang permukaan ZenFone 3 tetap saja tanpa goresan. Ternyata yang digadang-gadang Asus bodinya begitu kokoh, bukan isapan jempol belaka.

Meski kokoh, jika terjatuh tetap saja ada perasaan was-was. Untuk mengatasinya, tentu kamu harus menyiapkan dana ekstra untuk sekedar membeli aksesoris case pelindung.

Dimensi keseluruhan ZenFone 3 berada dikisaran 146.9 x 74 x 7.7 mm dengan berat 144g, layar 5,2 inci, serta lebar bezel hanya 2,1mm. Dengan begitu, membuatnya terasa pas dalam genggaman tangan, terlepas dari kesan licin disekujur tubuhnya.

Menyusuri bagian depan, Asus masih betah membekali Zenfone teranyarnya ini dengan tombol navigasi dibagin bawah layar yang terdiri dari, home dan multitask. Sedangkan dibagian samping terlihat tombol fisik ‘volume dan tombol power yang ditempatkan berjejer ditepi kanan.

Untuk urusan pengisian, Asus menyiapkan lubang USB Type C dibagian bawah dan satu lubang kecil dibagian atas untuk ‘mencolok’ headphone dengan jack 3,5 mm.

Terakhir menyusuri bagian belakang ZenFone 3, disini terdapat modul kamera yang diapit dengan dual flash beserta sensor laser untuk kebutuhan memotret. Bergeser kebagian bawah, bakal ditemui sensor sidik jari yang berfungsi sebagai fitur pengaman, mengambil foto di mode kamera, membuka aplikasi kamera hingga menjawab panggilan telepon.

Sepanjang pengujian, kami dibuat takjub dengan sensor sidik jari yang terbilang cukup gesit saat berakselerasi, hanya membutuhkan waktu 0,2 detik untuk membuka ponsel saat jari bersentuhan. Sensornya juga bisa mendeteksi hingga 5 sidik jari sekaligus.

Display

Asus menyematkan ZenFone 3 (ZE520KL) dengan bentang layar seluas 5,2 inci beresolusi Full HD 1920 x 1080 piksel berikut kerapatan 424 ppi lengkap dengan kecerahan 600nit. Hasilnya, layar yang tersaji didepan mata terlihat memiliki warna natural tanpa berlebihan, gambar begitu detil, dan warna yang begitu tajam. Bonusnya, aktifitas menonton video dan bermain game menjadi lebih ‘berasa’.

Saat terpapar sinar matahari, terbukti Asus ZenFone 3 juga masih asik untuk dimainkan tanpa adanya pantulan cahaya yang berlebih. Namun perlu dicatat, kalian harus mengatur tingkat kecerahan ke level paling tinggi untuk bisa melihatnya secara optimal.

Fitur Asus Splendid juga tak ketinggalan diboyong Asus ke ponsel teranyarnya ini. Dengan fitur Asus Splendid, kamu bisa mengatur temperatur warna dilayarnya sesuai selera atau bahkan menghidupkkan fitur Eye Protection yang jika diaktifkan bakal melindungi mata dari blue light (cahaya biru) yang menangkal kerusakan mata saat menggunakan ponsel terlalu lama.

Lebih dari itu, performa layar sentuhnya  dalam merespon input dari ujung jari termasuk kelas satu. Saat diuji melalui aplikasi multitouch berhasil mendeteksi hingga 10 sentuhan sekaligus dengan sangat responsive dan mulus.



Software & antarmuka

ZenFone 3 hadir dengan ZenUI 3.0 sebagai antaramuka yang berjalan diatas Android Marshmallow versi 6.0.1. Dalam waktu dekat, Asus menjanjikan ZenFone 3 bisa mengadopsi sistem operasi Android terbaru yakni 7.0 "Nougat" pada awal tahun 2017 mendatang.

ZenUI 3.0 memiliki tampilan yang lebih minimalis tanpa kesan ribet. Sayang, saat dihidupkan untuk kali pertama, sekilas tampilannya cukup bersih tanpa aplikasi bawaan. Namun begitu terhubung internet, secara otomatis mengunduh beberapa aplikasi bawaan yang cukup banyak.

Salah satu fitur yang menarik yakni Game Genie, yang memungkinkan merekam permainan saat kamu sedang memainkan sebuah game. Selain itu terdapat juga fitur Touch Gesture yang berfungsi untuk mengatur hal-hal yang bisa dilakukan, seperti melakukan double tap untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan layar atau menggambar huruf tertentu untuk membuka aplikasi tertentu.

Layaknya fitur Zenfone yang sudah-sudah, Child Mode juga masih dipertahankan Asus. Disini kamu bisa membatasi aplikasi yang bisa dibuka saat meminjamkan ponsel ke anak-anak.

Selain itu, ternyata ZenUI juga bisa dikostum untuk menggunakan 2 layer (memiliki app drawer) atau 1 layer saja (semua aplikasi tertanam langsung di homescreen). Kamu juga bakal menemui tampilan berupa efek blurring saat kita mengakses quick setting dan hadirnya cuaca realtime di area lockscreen.

Kamera & Video Berkelas



Jargon "Built for Photography" memang cocok digunakan pada Zenfone 3. Pasalnya, Asus memang tak main-main menyokong teknologi pada kameranya. Sensor Sony Exmor RS IMX298 begitu menghentak saat dipasangkan pada ponsel ini.

Bidikan kamera pada kondisi cerah menghasilkan warna yang begitu alami sesuai apa yang terlihat. Dalam kondisi remang, Zenfone 3 juga sangat baik untuk diandalkan. Ada mode Lowlight yang begitu membantu, noise di ISO tinggi pun bisa dikendalikan dengan sangat baik. Ia juga mengunci fokus yang sangat cepat dan tetap mempertahankan kualitas gambar dalam kondisi remang.

Fokus yang begitu cepat ini bisa terlaksana lantaran Asus menyisipkan teknologi autofocus terbarunya yang diberi nama TriTech yang mampu mengunci fokus hanya dalam waktu 0.03 detik saja. Teknologi ini menggabungkan laser autofocus, phase detection, dan continuous autofocus yang diramu menjadi satu.

Tersedia juga 20 mode tambahn dalam satu pengaturan mulai dari Auto, Manual, HDR PRO , HDR, Depth of Field, panorama, GIF, time lapse, Super resolution hingga mode Children. Dengan mode Children, kamu bisa memilih mulai dari suara ayam berkokok hingga piano untuk menarik perhatian anak agar tersenyum.

Berikut deretan foto yang diambil menggunakan Zenfone 3 :


















Kamera Selfie pada Zenfone 3 juga tidak kalah hebatnya, begitu jernih dan sangat tajam. Padahal, resolusi kamera depannya hanya 8MP saja. Sejumlah opsi untuk mempercantik hasil foto selfie pun telah tersedia. Sayang, mode beauty Asus masih sedikit berlebihan meski diatur ke level 1 sekalipun. Sebabnya, kami hanya menggunakan fitur normal pada foto dibawah ini :



Video 4K

Zenfone 3 begitu spesial lantaran hadirnya teknologi 4K dalam pengambilan video. Ya, teknologi yang kini ada disebagaian besar ponsel kelas Highend berbanderol Rp 6 jutaan keatas. Untuk memuluskan pengambilan video, Asus juga membenamkan fitur EIS (Electronic Image Stabilizer) untuk meredam getar saat merekam sambil bergerak.

Hasil dan warna yang ditampilkan begitu memukau, sangat cocok untuk kebutuhan vlog. Namun yang perlu dicatat, saat kamu mengaktifkan mode 4K maka harus dibayar dengan kapasitas memori yang sangat besar.

Pengujian tim JerukNipis.com dalam merekam video selama 7 menit membutuhkan kapasitas sebesar 1,9 GB. Belum lagi bodinya yang terasa panas ketika digunakan berlama-lama dalam merekam di mode ini.

Berikut deretan foto yang diambil menggunakan Zenfone 3 :

Performa Asus Zenfone 3


Bermodalkan Qualcomm Snapdragon 625, prosesor 64-bit kecepatan 2GHz dan RAM 3GB internal memori 32GB, membuat Asus Zenfone 3 memiliki performa yang sangat baik dan begitu gesit saat diajak bermultitasking.

Belum lagi, adanya dukungan GPU Adreno 506 berkecepatatan 650 MHz yang membuat bermain game kelas berat cukup mulus, seperti game Final Fantasy, Need For Speed: No Limits hingga juga Assasin Creed: Pirates. Semua berjalan mulus tanpa lag. Soal performa kamu bisa memantau hasil pengujian kami menggunakan beberapa benchmark dibawah ini :



Baterai



Baterai Zenfone 3 begitu bertahan cukup lama meski kapasitasnya hanya 2650mAh saja. Saat kami uji dengan wifi, Bluetooth, sosial media yang terus menampilkan notifikasi hingga streaming video. Asus Zenfone 3 mampu menemani hingga 9 jam lamanya.

Walau begitu, kamu bakal dibuat tidak sabar saat sedang mengisi daya. Karena tidak dibekali fitur pengisian cepat maka dayanya bisa terisi penuh dari nol dalam waktu 2 jam 10 menit.

Konektivitas


Asus ZenFone 3 membawa dukungan lengkap berupa konektifitas 4G LTE pada kedua slot SIM-nya. Asus Zenfone 3 diatas kertas juga sudah menggunakan modem yang mendukung LTE Category 7 dimana kecepatan bisa mencapai 300Mbps.

Konektifitas lain yang disuguhkan berupa GPS, AGPS, GLONASS, Beidou, WIFI 802.11ac, MiMO Wi-Fi, Bluetooth 4.2 dan tentunya USB Type-C.

Keunggulan Asus Zenfone 3

- Desain sangat premium

- Bodi kokoh meski dididominasi Material kaca

- Kamera utama sangat bisa diandalkan, lengkap dengan pengaturan manual yang sangat baik

- Selfie pada kamera depan terlihat  natural dengan atau tanpa mode beauty

- Mendukung perekaman video 4K dengan kualitas mulu

- Baterai awet tanpa terkecuali

- Sudah menggunakan USB Type C

- Fingerprint sangat cepat

- Kualitas Layar jernih

- Speaker kencang dengan detil yang tetap terjaga

- Performa berkelas

- Harga cukup terjangkau dibandingkan ponsel dengan spesifikasi sejenis

- Tidak cepat panas

Kekurangan Asus Zenfone 3

- Banyaknya Aplikasi bawaan

- Bodi sangat licin dan mudah menimbulkan bercak jari

- Pengisian baterai tergolong lama, butuh sekitar 2 jam untuk mengisi secara penuh

- Fokus kamera agak lambat dalam kondisi minim cahaya

- Tidak tersedianya handsfree dalam paket penjualan

 

Spesifikasi Zenfone 3

Layar                                     :  5,5 inci beresolusi 1.920 x 1.080 piksel full HD

Dimensi                                : 146,9 x 74 x 7,7 mm, 144 gram

Prosesor                               : Snapdragon 625 octa-core 2.0 GHz

RAM                                     :  3GB

Memori internal                   : 32 GB

Kamera belakang                : 16 MP

Kamera depan                    : 8 MP

Sistem Operasi                   : ZenUI 3.0 (Android 6.0.1) -> Android 7.0 Nougat

Jaringan                              : Dual-SIM 4G

Baterai                                : 2.600 mAh

Harga                                  : Rp4.099.000

Kesimpulan Asus Zenfone 3

Zenfone 3 ZE520KL dibungkus Asus begitu sangat premium, desainya hampir tanpa cela. Performanya juga sukses mencecap manis bagi para penggunanya. Evolusi yang Asus lakukan menyeret kemampuan fotografi diatas rata-rata ponsel dikelasnya, berimbas pada eksperimen yang bisa dilakukan dengan lancar bersama mode manual yang tersedia. Jika malas, pun mode otomatisnya juga sudah mengakomodir kebutuhan untuk memotret atau menuntaskan hasrat berselfie.

Bagi yang senang merekam video, Zenfone 3 sungguh membuat ‘terangsang’ para penggunanya. Ponsel ini ditanamkan teknologi 4K lengkap dengan teknologi EIS guna menghasilkan rekaman gambar stabil.

Dibanderol  Rp4.099.000  Asus Zenfone 3, layak menyandang gelar smartphone menengah terbaik sebagai penutuh tahun 2016 ini. Desain premium, performa berkelas, serta kemampuan kamera tanpa gaduh menjadi bumbu ketertarikan untuk memikat hati konsumen.

(ARB)