Zenfone Max : Baterai ‘Tanpa Aduh’ Tanpa Keluh

Zenfone Max : Baterai ‘Tanpa Aduh’ Tanpa Keluh

Beberapa waktu lalu Zenfone Max resmi masuk pasar Tanah Air, hal ini sekaligus menjadi kabar baik para pecinta Android yang kerap kali kesal dengan baterai smartphone yang cenderung boros. Ya, Zenfone Max datang dengan membawa baterai berukuran cukup jumbo yakni 5000mAh, bentuknya juga tetap dibuat manis meskipun terbenam baterai sebesar itu.

Selain baterai yang disodorkan dengan kapasitas besar, Asus juga menyajikan sederet fitur lainnya. Dibanderol hanya Rp2.499.000 sebenarnyaa fitur apa saja yang bisa kita rasakan? Berikut ulasan selengkapnya , setelah Tim JerukNipis diberi kesempatan untuk menggenggamnya dalam waktu yang cukup lama yakni 1 bulan lebih lamanya.

Desain

Kali pertama melihatnya cukup jatuh hati lantaran bentuknya yang mirip dengan keluarga dari Asus Zenfone 2. Terlebih bagian bodi belakangnya dibuat begitu berbeda yang memendarkan material berbahan layaknya ‘kulit jeruk’, dengan begitu kondisi tangan berkeringat serta bahan saku celana yang licin bisa teratasi lewat desain kulit dibagian punggung Zenfone Max ini.

Satu hal yang membedakan desain Zenfone Max dari keluarga Zenfone 2, lagi-lagi terletak dibagian belakang bodinya yakni tidak adanya tombol volume fisik pada bagian belakang yang ada hanyalah kamera utama yang diapit dengan dual LED Flash beserta laser auto focus.

Tidak seperti keluarga Zenfone 2 yang menyematkan logo Asus dibagian belakang hanya ‘sekedarnya’, pada Zenfone Max logo Asus dibuat menarik berbalut teknik emboss berkelir chrome metalik yang membuatnya cukup terlihat premium.

Di sisi bezel, Zenfone Max dikelilingi dengan desain metal-effect yang membuatnya lagi-lagi terlihat premium.

Beralih ke sisi samping kanan telihat tombol yang sangat ramai namun tetap masih menyamakan warna metal-effect, disana terlihat tombol volume yang menyatu menjadi satu garis lurus begitu juga ada tombol lock-screen terpisah tepat dibawah tombol volume.

Berbeda dengan sisi kanan, disisi kiri Asus tidak menyematkan apapun begitu juga dibagian atas yang hanya terlihat adanya jack audio 3,5mm dibagian pinggir. Pada bagian dasarnya terlihat port micro USB tepat berada ditengah.

Kesuluruhan bodi Zenfone Max cukup nyaman jika digunakan sehari-hari layarnya 5,5 inci yang dimilikinya cukup pas ketika digenggam. Sama seperti produk Asus pada umumnya, Asus enggan menyematkan tombol navigasi didalam layar.

Terlihat adanya tiga tombol navigasi tepat diabawah layar seperti tombol home, back, serta multitasking pada layar pojok kiri.

Display

Zenfone Max dipersenjatai dengan layar 5,5 inci beresolusi inci HD 1280x720 piksel dengan kerapatan hingga menyentuh angka 267 ppi. Meskipun tidak Full HD namun gambarnya tetap enak dipandang. Warna yang terpancar tidak terpaut, begitu juga saturasi yang tetap ala kadarnya hingga tanpa berlebihan.

Zenfone Max juga dibenamkan teknologi khas Asus yakni TruVivid yang menggantikan desain empat lapis yang biasa dimiliki oleh smartphone touchscreen menjadi hanya dua lapis saja dengan menggabungkan kaca pelindung bersama lapisan panel serta menghilangkan ruang udara. Dengan begitu, tampilan menjadi lebih dekat pada permukaan layar membuatnya nyaman digunakan.

Selain itu, berkat layar IPS dengan sudut pandang seluas 178 derajat lagi-lagi menambah kenyaman mata ketika menggunakannya. Jerukers jangan takut jika terjadi goresan pada layarnya, tanpa harus dilindungi tempered glass smartphone ini juga sangat bisa diandalkan berkat terlapisnya Corning Gorilla Glass 4.

Respon layar sentuhnya juga sangat cepat. Saat diuji menggunakan multitouch, Zenfone Max berhasil mendeteksi hingga 10 jari sekaligus, sangat berbeda dengan smartphone dikelasnya dari vendor berbeda yang biasanya hanya mampu merespon 5 sentuhan saja.

Performance

Zenfone Max dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 quad core yang bisa diajak berlari hingga kecepatan 1.2 Ghz  berpadu bersama RAM 2GB serta internal memori 16GB yang bisa didongkrak hingga 64GB berkat adanya bantuan slot-memori.

Untuk penyokong grafis mengadopsi GPU Adreno 306 berkecepatan 400MHz. Saat digunakan pada keseharian performa multimedia dan multitasking berjalan mulus dan cukup bisa diandalkan. Bahkan ketika kami menjajalnya lewat editing video berdurasi panjang sekitar 10 menit,  proses rendering tidak memakan waktu lama.

Dari hasil benchmark yang kita uji, Zenfone Max tanpa kendala berarti dan berjalan cukup mulus. Yang sangat membantu dari keseharian dalam menggunakan smartphone ini adalah baterainya yang sangat tahan lama bahkan ketika kondisi wifi hidup secara terus menurus, Bluetooth tetap aktif, bermain social media, browsing, hingga game mampu bertahan selama 2 hari lebih untuk segera bertemu kabel charger lagi.

 Bahkan baterai 5.000mAh yang tertanam mampu digunakan sebagai  powerbank yang bisa mengecas smartphone atau perangkat lain, cukup hanya dengan menyambungkan kedua perangkat lewat konektor micro USB yang tersedia, seketika baterai handset atau perangkat tersebut bakal diisi ulang oleh Zenfone Max.

Berikut UI dari Zenfone Max

Konektifitas

Zenfone Max menyodorkan konektifitas 4G LTE hingga bisa memproses download sampai 150Mbps. Berikut band yang dibenamkan Asus yakni band 1 (2100), 2 (1900), 3 (1800), 5 (850), 7 (2600), 8 (900), dan 20 (800) MHz yang mendukung Carrier Aggregation 4G LTE.

Terdapat juga dukungan dual sim pada bagian belakang Zenfone Max yang dapat digunakan salah satu dijaringan 4G LTE. Selain itu, juga terdapat pendukung konektifitas lainnya seperti WLAN 802.11 b/g/n, BT 4.0 with A2DP, Wifi Direct, Super Fast Wi-FI Hotspot Capability (Tethering), MicroUSB (USB OTG), 35 mm jack audio, GPS, BDS hingga GLONASS.

Kamera

Kamera Zenfone Max cukup tanpa keraguan jika digunakan dalam kondisi terang dan sangat baik dikondisi outdoor dengan cahaya matahari yang keras. Saat dijajal dikondisi minim cahaya dalam ruangan juga tidak terlalu buruk dan tetap mempertahankan focus dengan baik.

Zenfone Max menyodorkan kamera utama 13MP dengan bukaan lensa f/2.0 yang dapat menjepret gambar dengan resolusi 4128 x 3096 piksel. Terdapat juga 5 elemen pendukung dari lensa utamanya seperti largan Lens, dual tone flash dan PixelMaster Camera untuk foto dan video lebih terang hingga 400%.

Pada kamera depan juga tidak kalah menariknya, mesikipun menggunakan sensor hanya 5MP beragam fitur yang dibenamkan Asus cukup mengakomodir kenarsisan pengguna. Terdapat pilihan selfie panorama untuk menangkap teman lebih banyak, mode night untuk pencahayaan lebih terang, HDR, effect, low light, GIF animation, slow motion, time lapse hingga mode beautification yang paling favorite hingga tingkatan 10 yang membuat wajah semakin mulus.

Berikut contoh foto yang diambil dengan Zenfone Max

Kamera depannya juga tak kalah mumpuni

 

Top Notch

- Layar IPS 5.5 inci HD 1280x720 piksel (267ppi)

- Prosesor Qualcomm Snapdragon 410 dengan prosesor quad-core 1.3GHz

- RAM 2GB

- Memori Internal 16 GB

- Kamera utama 13 megapixel (autofocus dan dual-LED Flash) / depan 5 megapixel

- Baterai 5000mAh

- Konektivitas 4G, Bluetooth 4.0, A-GPS, GLONASS, WiFi 802.11 b/g/n, microUSB

- OS Android 5.0 Lollipop (ZenUI)

- Dimensi 77.5 x 156 x 10.55 mm (berat 170gram)

- Harga Rp2.499.000

Kelebihan Zenfone Max

- Baterai awet

- Bisa dijadikan Powerbank untuk perangkat lain

- Desain tipis dengan motif kulit yang membuatnya terlihat premium

- Performa cukup kencang dikelasnya

Kelemahan Zenfone Max

- Resolusi layar hanya HD

- Bobot agak sedikit berat

Kesimpulan

Pengguna yang malas mengisi daya smartphone secara sering, smartphone ini cocok digunakan. Menyoal performanya, Qualcomm Snapdragon 410 dengan prosesor quad-core 1.3GHz cukup bisa diandalkan kala diajak bekerja berat.

Kameranya juga cukup menyenangkan jika diajak menemani keseharian. Yang terpenting dari smartphone ini, daya tahan baterainya tidak pernah membuat kecewa. Sulit dijabarkan silahkan mencobanya sendiri.

(ARB)